teknologi elektronik

TEKNOLOGI ELEKTRONIK DAN PENGARUHNYA
TERHADAP PENDIDIKAN ANAK


Diajukan untuk memenuhi tugas mandiri
Pada mata kuliah TIK









Disusun Oleh
Almuntasir Lidinillah


Semester III



STIT AL AMIN KANDANGHAUR
KAMPUS II BONDAN KEC. SUKAGUMIWANG KAB. INDRAMAYU
2010

DAFTAR ISI


DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Landasarn Teori
C. Rumusan Masalah
D. Metode

BAB II TEKNOLOGI ELEKTRONIK
A. Radio dan Televisi
B. Internet
C. Telephon
D. Pengaruh Media Elektronik Terhadap Anak-Anak

BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran

DAFTAR PUSTAKA








BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Anak-anak banyak yang terbius oleh arus perkembangan teknologi dan informasi yang sangat canggih. Banyak tayangan-tayangan yang tidak disadari oleh anak dan orang tua yang dapat mempengaruhi anak-anak dari segi motivasi belajarnya. Seperti adannya teknologi media elektronik di lingkungan keluarga, internet. Televise, radio, handphone dan lain-lain

B. Landasar Teori
Kecanggihan Teknologi informasi dapat mempengaruhi belajar anak.

C. Rumusan Masalah
Bagaimana pengaruh media elektronik terhadap anak ?

D. Metode
Library Research
Pengumpulan data-data dengan berpedoman pada buku dan internet yang berkaitan dengan pembahasan








BAB II
MEDIA ELEKTRONIK

A. Radio dan Televisi 
Dunia telah terbuka lebar bagi kita, dan dunia pun sudah berada di hadapan kita, bahkan di depan mata kita melalui beragam chenel TV. Sarana-sarana informasi, baik melalui beragam radio dan televisi memiliki pengaruh yang sangat berbahaya dalam merusak pendidikan anak. 

Dari sisi lain, radio dan televisi sebagai sumber berita, wahana penebar wacana baru, menimba ilmu pengetahuan dan menanamkan pola pikir pada anak. Namun kedua media itu juga menjadi sarana efektif dan senjata pemusnah massal para musuh Islam untuk menghancurkan nilai-nilai dasar Islam dan kepribadian islami pada generasi muda, karena para musuh selalu membuat rencana dan strategi untuk menghancurkan para pemuda Islam, baik secara sembunyi maupun terang-terangan. 

Dalam kitab Protokolat, para pemuka Yahudi menyatakan, bila orang Yahudi hendak memiliki negara Yahudi Raya, maka mereka harus mampu merusak generasi muda. Oleh karena itu, mereka sangat bersungguh-sungguh dalam menjerat generasi muda, terutama anak-anak. Mereka berhasil menebarkan racun kepada generasi muda dan anak-anak melalui tayangan film-film horor atau mistik yang mengandung unsur kekufuran dan kesyirikan. Tujuannya, ialah untuk menanamkan keyakinan dan pemikiran yang rusak pada para pemuda dan anak-anak. Misalnya, seperti film-film yang berjudul atau bertema Manusia Raksasa, Satria Baja Hitam, Xena, Spiderman. Atau seperti halnya film-film Nusantara yang kental dengan nilai-nilai yang merusak moral dan lain-lain. Atau film dunia hewan, seperti Ninja Hatori dan Pokemon. Atau film peperangan antara makhluk luar angkasa dengan penduduk bumi, atau manusia planet yang menampilkan orang-orang telanjang yang tidak menutup aurat dan mengajak anak-anak untuk hidup penuh romantis atau berduaan antara wanita dan laki-laki yang bukan mahram, atau melegalisasi perbuatan zina sehingga mereka melakukan zina dengan mudah, gampang dan bukan suatu aib, serta tidak perlu dihukum; bahkan dalam pandangan mereka orang yang mampu merebut wanita dari tangan orang lain dianggapnya sebagai pahlawan. Lebih parah lagi, film-film sejenis itu banyak ditanyangkan dan cukup banyak diminati oleh kalangan muda dan orang dewasa. 

Acara televisi seperti itu sangat berbahaya. Ia dapat menghancurkan kepribadian dan akhlak anak, serta merobohkan sendi-sendi aqidah yang telah tertanam kokoh, sehingga para pemuda menjadi generasi yang labil dan lemah, tidak memiliki kepribadian.

Ada seorang dokter yang kini aktif di salah satu yayasan. Di salah satu stasiun televisi, dia bercerita bahwa dirinya mulai mencoba merokok sejak kelas 4 SD, kemudian minum minuman keras, menghisap ganja, dan itu terus berlangsung hingga saat kuliah di kedokteran dengan kadar semakin besar. Yang menarik disini, ternyata yang menjadi motivasi sang dokter ini melakukan hal itu, karena ia ingin meniru gaya yang ditampilkan di dalam film koboi, bahwa seorang tokoh koboi kelihatan gagah berani dengan menenggak minuman keras. Sang dokter juga mengatakan, selama melakukan hal itu tidak ada yang memberi pengajaran atau pun mengingatkannya. Oleh karena itu, orang tua harus berhati-hati dan waspada terhadap bahaya televisi. 

B. Internet.
Dari hari ke hari, semakin nampak jurang pemisah antara peradaban barat dan fitrah manusia. Setiap orang yang menggunakan hati kecil dan pendengarannya dengan baik, pasti ia akan menyaksikan, betapa budaya barat telah merobek dan mencabik-cabik nilai kemanusiaan, seperti dalam hal internet. Media ini telah menyumbangkan dampak negatif, sebab bahaya yang timbul dari internet lebih banyak daripada manfaatnya. Bahkan media ini sudah mengenyampingkan nilai kemuliaan dan kesucian dalam kamus kehidupan manusia.

Misalnya, ada suatu situs khusus yang menampilkan berbagai gambar porno, sehingga dapat menjerat setiap muda mudi dengan berbagai macam perbuatan keji dan kotor. Akibat yang ditimbulkan ialah kehancuran. 

Inilah perang pemikiran yang paling dahsyat dan berbahaya yang dicanangkan Yahudi untuk menghancurkan nilai Islam dan generasi muslim. Banyak negara-negara Eropa dan Arab merasa sangat terganggu dan mengalami berbagai kenyataan pahit akibat kehadiran media internet ini. 

Wahai para pendidik, jagalah anak-anakmu dari bahaya racun media tersebut!

C. Telepon.
Manfaat telepon pada zaman sekarang ini tidak diragukan lagi, dan bahkan telepon telah mampu menjadikan waktu semakin efektif, informasi semakin cepat dan berbagai macam usaha ataupun pekerjaan mampu diselesaikan dalam waktu sangat singkat. Dalam beberapa detik saja, anda mampu menjangkau seluruh belahan dunia. Namun sangat disayangkan, ternyata kenikmatan tersebut berubah menjadi petaka dan bencana yang menghancurkan rumah tangga umat Islam. 

Telepon, jika tidak digunakan sesuai dengan manfaatnya, maka tidak jarang justru akan menimbulkan bencana yang besar bagi keluarga muslim. Seringkali kejahatan menimpa keluarga muslim berawal dari telepon, baik berupa penipuan, pembunuhan, maupun perzinaan. Dan yang sering terjadi, baik pada remaja maupun orang dewasa, yaitu hubungan yang diharamkan bermula dari telepon. Karena dengan telepon, kapan saja hubungan bisa terjalin dengan mudah; apalagi sekarang, alat ini semakin canggih dan biayapun semakin murah. 

Ada sebuah kisah nyata, seorang gadis belia menyerahkan kehormatannya kepada seorang laki-laki yang haram untuknya karena telepon. Awalnya, dari saling berbicara kemudian mengikat janji untuk bertemu, dan akhirnya perbuatan keji terjadi. Akhirnya, siapakah yang nanggung derita? Banyak juga terjadi, seorang ibu rumah tangga atau kepala rumah tangga berselingkuh berawal dari telepon, wa iyyadzubillah.

Oleh karena itu, kita harus waspada terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh pesawat ini. Gunakan telepon dengan semestinya. Hindari penggunaan yang tidak penting, disamping menghemat biaya juga terhindar dari bahaya. Dan yang perlu diwaspadai, telepon dengan lawan jenis, baik seorang murid dengan gurunya, atau seorang thalabul ‘ilmi dengan ustadz, apalagi di antara para remaja putra maupun putri; karena setan tidak akan membiarkan kalian selamat dari jeratannya. Allahu musta’an.

D. Pengaruh Media Elektronik Terhadap Anak
Berbagai media elektronik seperti yang telah dijabarkan di atas mempunyai berbagai macam pengaruh yang negative terhadap pendidikan anak. Hal ini tergantung bagaimana peranan orang tua dala mendidik dan membimbing mereka. Ada beberapa macam pengaruh yang berkaitan dengan media elektronik, seperti :
Menurunnya motivasi belajar anak
Anak cenderung menirukan adegan-adegan pada tayangan televise
Anak mengenal tayangan yang seharusnya tidak boleh di tonton
Menurunnya rasa hormat terhadap prang tua dan guru
SIkap anak cenderung mengalami perubahan yang negatif






BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Banyak media elektronik yang ada pada lingkungan kita. Media-media tersebut mempunyai berbagai manfaat terhadap kita. Namun, bagi anak usia sekolah, terkadang mempunyai pengaruh yang dapat mengurangi motivasi belajar anak. Pernaan orang tua sanagt dibutuhkan dalam hal ini.

B. Saran
Bimbinglah anak dalam menyaksikan setiap tayangan pada media elektronik








DAFTAR PUSTAKA

Krsna @Yahoo.com. teknologi elektronik .2005.internet:Public Jurnal

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "teknologi elektronik"

Post a Comment