supermarket

SUPERMARKET
DAN RUANG LINGKUPNYA

Diajukan untuk memenuhi tugas mandiri
Pada mata kuliah TIK









Disusun Oleh
Almuntasir Lidinillah


semester VI



MA AL SYARIFIYAH BONDAN
2010


BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Perkembangan teknologi sekarang ini memang luar biasa. Cotohnya pada hal berbelanja untuk memenuhi kebutuham hidup kita. Gaya hidup sekarang ini bermacam-macam gaya. Itu semua terjadi karena adanya dukungan dari lingkungan yang berupa teknologi canggih. Pusat perbelanjaan sekarang ini sudah sangat mewah seperti pada pasar yangada di luar negeri

B. Landasar Teori
Supermarket merupakan pusat perbelanjaan yang sangat komplit

C. Rumusan Masalah
Bagaimana ruang lingkup supermarket ?

D. Metode
Observasi
Mengunjungi tempat perbelanjaan untuk membuktikan hasil dari penulisan makalah

Library Research
Pengumpulan data-data dengan berpedoman pada buku dan sumber lainnya
yang berkaitan dengan pembahasan





BAB II
SUPERMARKET


Supermarket atau pasar swalayan adalah sebuah toko yang menjual segala kebutuhan sehari-hari. Kata yang secara harfiah yang diambil dari bahasa Inggris ini artinya adalah pasar yang besar. Barang barang yang dijual di supermarket biasanya adalah barang barang kebutuhan sehari hari. Seperti bahan makanan, minuman, dan barang kebutuhan seperti tissue dan lain sebagainya.
Jenis Pasar Swalayan
Selain supermarket dikenal pula minimarket, midimarket, dan hypermarket.
Perbedaan istilah minimarket, supermarket dan hypermarket adalah di format, ukuran dan fasilitas yang diberikan. Contohnya
- minimarket berukuran kecil (100m2 s/d 999m2)
- supermarket berukuran sedang (1.000m2 s/d 4.999m2)
- hypermarket berukuran besar (5.000m2 ke atas)
- grosir berukuran besar (5.000m2 ke atas)
Pasar Swalayan atau toko serba ada dibagi dalam jenis:
Minimarket
Sebuah minimarket sebenarnya adalah semacam "toko kelontong" atau yang menjual segala macam barang dan makanan, namun tidak selengkap dan sebesar sebuah supermarket. Berbeda dengan toko kelontong, minimarket menerapkan sistem swalayan, dimana pembeli mengambil sendiri barang yang ia butuhkan dari rak-rak dagangan dan membayarnya dikasir. Sistim ini juga membantu agar pembeli tidak berhutang.
Sebuah minimarket jam bukanya juga lain dari sebuah supermarket, minimarket circle K jam bukanya hingga 24 jam.
Minimarket yang ada di Indonesia adalah Alfamart, Indomaret, Ceriamart, Starmart, Circle K, dan lain-lain.
Midimarket
Ukuran lebih besar sedikit dari minimarket adalah midimarket, di sini sudah dijual daging dan buah2an. Buka bisa 24 jam atau hanya sampai jam 24 saja. Sebagai contoh adalah Alfa Midi, dan sebagian dari jaringan Giant yang dulunya bernama Hero.
Supermarket
Kalau Supermarket semua barang ada, dari kelontong, sepeda, TV dan camera, furnitur, baju, ikan dan daging, buah2an, minuman, pokoknya serba ada kebutuhan sehari-hari. Contohnya Giant Supermarket, Carrefour Express, Sinar Supermarket[Jawa Tengah], Macan Yaohan[Sumatera Utara], Foodmart, Foodmart Gourmet, Super Indo, dan lain-lain
Hypermarket
Di sini hypermarket adalah supermarket yang besar termasuk lahan parkirnya. Sebagai contoh Carrefour, Hypermart, Giant Hypermarket, dan lain-lain.
] Grosir
Disini semua barang tersedia sehingga ada bongkar muat di dalam pusat grosir. Contoh Indo Grosir, Makro [Lotte Mart], dan lain-lainBagi anda wanita karir, tentu saja informasi “6 Cara Supermarket Membuat Anda Belanja Berlebihan” akan sangat penting. Info 6 Cara Supermarket Membuat Anda Belanja Berlebihan ini akan membantu anda untuk lebih maju lagi dalam berkarir. Saya doakan semoga karir anda semakin maju.
Judulnya belanja bulanan, tetapi ketika Anda keluar dari supermarket atau hipermarket, trolley Anda ternyata dipenuhi barang-barang yang tak masuk daftar belanja tersebut. Pemborosan ini terjadi setiap bulan, tetapi Anda tak juga kuasa menghentikannya.
Perlu Anda ketahui, semua supermarket tentu memiliki store designer yang akan menata letak barang-barang sedemikian rupa sehingga menggiring Anda ke tempat-tempat yang menyimpan produk-produk menarik. Belum lagi berbagai promosi harga barang yang memengaruhi Anda untuk membeli barang di luar kebutuhan. Untuk menghindari pemborosan, Anda harus tahu bagaimana mereka mengecoh Anda selama ini.
1. Area pintu masuk dan kasir
Hati-hati dengan jebakan di area pintu masuk atau di kasir. Supermarket biasanya meletakkan berbagai produk dengan cara yang menggoda iman seorang impulse buyer seperti Anda. Produk-produk, seperti majalah, CD, DVD, snacks, dan berbagai pernak-pernik lain, mungkin tak Anda perlukan, tetapi akan sulit Anda hindari, demikian menurut Kit Yarrow, psikolog dan profesor marketing di Golden Gate University di San Francisco.
Anda mungkin akan mencoba bergegas meninggalkan area tersebut agar tidak tergoda. Namun, Anda bisa juga sengaja berlama-lama di tempat tersebut. Jika Anda berhenti sekarang, Anda cenderung kurang membeli secara impulsif belakangan, ujar Art Markman, profesor ilmu kognitif di University of Texas di Austin.
2. Bahan makanan 
Para ahli meyakini bahwa buah dan sayur-sayuran diletakkan di bagian depan supermarket karena membeli makanan yang sehat membuat Anda tidak begitu merasa bersalah. Namun, Paco Underhill, penulis Why We Buy, mengungkapkan alasan yang lebih jelas: Produk bahan makanan memiliki margin keuntungan yang tertinggi dan Anda akan cenderung segera ingin membelinya.
Agar tidak tergoda berbelanja terlalu banyak bahan makanan, lakukan pembelanjaan di area ini belakangan. Selain itu, bahan makanan juga tidak cacat karena tertindih barang-barang lainnya.
3. Penawaran khusus
Terlalu banyak penjualan bisa mendorong lebih banyak pembelian. Berbagai penawaran khusus, seperti beli mi instan lima dapat bonus satu atau beli sampo jenis tertentu bisa dapat sampo jenis lain ukuran kecil bisa mengganggu kemampuan kita menalar. Menurut Yarrow, penawaran semacam itu akan membuat kita tak dapat mempertimbangkan nilai yang sesungguhnya.
Untuk itu, pikirkan nilai benda tersebut yang sebenarnya dan apakah Anda memang membutuhkannya. Jika hal tersebut hanyalah bahasa marketing, tinggalkan saja.
4. Produk-produk tersembunyi
Supermarket biasanya meletakkan barang-barang yang paling laku di lorong bagian tengah. Dengan demikian, Anda harus melewati banyak produk lain sebelum mendapatkan apa yang Anda perlukan. Penelitian menunjukkan bahwa orang membeli apa yang ada di hadapannya, kata pakar ilmu ritel Herb Sorensen, yang juga penulis buku Inside the Mind of the Shopper.
Jika Anda melewati lorong-lorong yang menjebak ini, tetaplah berjalan. Jika barang yang ditawarkan memang tak ada dalam daftar belanjaan Anda, lewatkan saja. Kalau Anda masih menginginkannya sebelum keluar dari supermarket, kembali dan ambillah, tetapi Anda mungkin akan mendapati bahwa barang tersebut tak layak dibeli.
5. Produk private label
Produk-produk yang diberi merek sesuai tempat di mana Anda membelinya, misalnya dari minimarket, supermarket, hingga hipermarket, sering disebut lebih murah daripada produk sejenis dari merek lain. Namun, cara ini tak selalu berhasil. Banyak brand terkenal juga bersaing dengan menawarkan harga yang lebih murah daripada private label, ujar Yarrow.
Karena soal kualitas sebenarnya beda tipis, cara termudah untuk berhemat adalah dengan membandingkan harga.
6. Sampel makanan
Meski Anda tidak lapar, mencicipi sepotong makanan menunjukkan sinyal bahwa tubuh Anda siap makan, kata Markman. Penelitian pun menunjukkan bahwa perubahan fisiologis ini membuat Anda kurang teguh menahan keinginan belanja Anda. Tundalah mencoba sampel itu sampai sebelum keluar dari supermarket sehingga dorongan insulin tidak akan memengaruhi tujuan inti Anda, katanya.
Satu cara lain yang juga akan sangat menghemat keuangan Anda, tak perlu mengajak anak saat belanja bulanan. Mereka akan mengambil apa saja yang terlihat lucu dan menggugah selera.






















BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan

Perkembangan teknologi sekarang ini sangat luar biasa. Pusat perbelanjaan yang dulunya masih tradisional dan kotor, maka dengan sentuhan teknologi canggih menjadikan tempat perbelanjaan ini menjadi tempat yang sangat menyenangkan.



B. Saran

Walaupun pusat perbelanjaan sudah semakin modern dan membuat orang ketagihan, namun pandai-pandailah dalam mengatur keuangan
















DAFTAR PUSTAKA


www.goggle.com. Supermarket dan fasilitasnya

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "supermarket"

Post a Comment